Inra saragih’s Learn’s

Silsilah Marga Saragih

Posted on: September 15, 2008

Saragih adalah marga atau morga dari suku Simalungun yang aslinya berasal dari daerah yang bernama Simalungun di provinsi Sumatera Utara, Indonesia.

Etimologi

Secara Etimologis, Saragih berasal dari “simada ragih” dalam bahasa Simalungun, yang mana “ragih” berarti atur, susun, tata, sehingga simada ragih berarti pemilik aturan atau pengatur, penyusun atau pemegang undang-undang.

Asal-usul

Beberapa versi sumber sejarah menyatakan bahwa leluhur marga saragih berasal dari Selatan India, yang melakukan perjalanan ke Sumatera Timur ke daerah Aceh, Langkat, daerah Bangun Purba, hingga ke Bandar Kalifah sampai Batubara.

Akibat desakan suku setempat, mereka kemudian bergerak ke daerah pinggiran Toba dan Samosir[1].

Marga Saragih pertama (Hasusuran-1) itu sendiri muncul saat salah seorang Puanglima (Panglima) dari kerajaan Nagur dijadikan menantu oleh Raja Nagur dan selanjutnya mendirikan satu kerajaan baru di Raya (di sekitar daerah yang kini disebut Pematang Raya, Simalungun).

Daftar Raja Kerajaan Raya:

  1. Tuan Si Pinang Sori
  2. Raja Raya, Tuan Lajang Raya
  3. Raja Raya Simbolon (Namanya memakai nama wilayah kerajaannya, sebab tidak diketahui lagi siapa nama aslinya)
  4. Raja Gukguk
  5. Raja Unduk
  6. Raja Denggat
  7. Raja Minggol
  8. Raja Poso
  9. Raja Nengel
  10. Raja Bolon
  11. Raja Martuah
  12. Raja Raya Tuan Morahkalim
  13. Raja Raya Tuan Jimmahadim, Tuan Huta Dolog
  14. Raja Raya Tuan Rondahaim
  15. Raja Raya Tuan Sumayan (Kapoltakan)
  16. Raja Raya Tuan Gomok (Bajaraya)
  17. Tuan Yan Kaduk Saragih Garingging

Suku Batak Toba mengklaim bahwa marga Saragih dari suku Simalungun berasal dari Samosir (daerah yang dipercayai sebagai asal-usul suku Batak Toba) dan termasuk kelompok marga-marga yang disebut Parna (PomparAn ni Raja Nai Ambaton). Paham ini banyak ditentang oleh Marga Saragih karena belum adanya dokumen yang mendukung hal ini dan terutama karena bertentangan dengan isi pustaha (dokumen tua Simalungun) dan buku tarombo (silsilah dan sejarah marga) yang diteruskan secara turun temurun di kalangan marga Saragih.

Submarga Saragih

Saragih terdiri dari banyak sub-marga, antara lain:

  1. Garingging
    1. Dasalak
    2. Dajawak
  2. Munthe
  3. Rumahorbo
  4. Siadari
  5. Siallagan
  6. Sidabalok
  7. Sidabukke
  8. Sidabutar
  9. Sidahuruk
  10. Sigalingging
  11. Sijabat
  12. Simanihuruk
  13. Simarmata
  14. Sitanggang
  15. Sitio
  16. Sumbayak
  17. Tamba
  18. Tinambunan
  19. Turnip
  20. Dan lain-lain (silahkan ditambah)

Tokoh terkenal

Pendeta J. Wismar Saragih Sumbayak

Pendeta J. Wismar Saragih Sumbayak

Tokoh-tokoh terkenal yang termasuk dalam marga Saragih adalah:

Marga Simalungun Lain

Selain Saragih, di suku Simalungun terdapat 3 marga lain yang dikategorikan sebagai marga asli Simalungun, yaitu:

  1. Sinaga
  2. Damanik
  3. Purba

Catatan kaki

  1. ^ Pdt Juandaha Raya P. Dasuha, STh, SIB (Perekat Identitas Sosial Budaya Simalungun) 22/10/2006
About these ads

6 Tanggapan to "Silsilah Marga Saragih"

horas sanina, kirim lobei bangku na mardomu sejarah hunja do susuran ni morga garingging, diatei tupa ma.

Halo… Salam kenal….

saya mau minta tolong.diberikan informasi.ttg peta keturunan saragih sidabutar.sebab saya mau mencari tau nmr berapa saya. asal saya dr tg.balai.asahan.trims.

Horas ma dihita saluhutna!

Salam kenal Lae Saragih! Mungkin saya agak usil untuk menanyakan alasan yang membuat Lae menyatakan bahwa marga Saragih yang ada di Simalungun saat ini bukanlah berasal dari Toba,atau tepatnya dari Pulo Samosir,dimana merupakan asal semua marga yang tergabung dalam PARNA (Parsadaan Pomparan ni Nai Ambaton).

Saya memiliki angkang boru,boru Saragih,tepatnya Simarmata.Beliau asli dari Simalungun namun sudah cukup lama bergaul dan hidup di Toba,walaupun Tulang dan Nantulang (mertua dari Abang saya) tetap tinggal di Sidamanik. Dan ada beberapa teman saya berasal dari Simalungun.Saya mau katakan bahwa mereka tidak pernah menyangkal kalau leluhur mereka dari Toba dan mereka tetap bangga akan hal itu.

Teman2 saya yang bermarga Saragih,mengatakan bahwa di Toba adalah Saragi tanpa diikuti huruf h dibelakangnya,namun di Simalungun Saragih.

Lae Saragih,cabang2 marga Saragih yang Lae paparkan diatas 99% adalah berasal dari Pulo Samosir yang masuk dan bergabung dengan marga Saragi yang telah lebih dahulu masuk dan menetap di Simalungun.Karena rasa persaudaraan sebagai sesama keturunan Nai Ambaton,Sisada Anak,Sisada Boru,yang telah tertanam sejak dulu kala,maka marga tsb2 berfusi ke Saragi yang akhirnya menjadi Saragih

Saya cukupkan dulu komentar saya ini,dan mudah2an saya bisa berkunjung lagi ke sini.Horas!

Sedikit koreksi lawei….Ada sumber yang menyatakan Saragih pernah menginjakkan kaki di Minangkabau, dari sanakah asalnya masih tanda tanya. Legenda yang populer di kalangan masyarakat Minangkabau tentang terjadinya adu kerbau antara kerbau orang Minang (Kabau) dengan kerbau milik orang Batak yang besar kemungkinan kerbau milik Sipinang Sori Saragih Garingging yang bernama Horbou Sinanggalutu. Dalam pertandingan adu kerbau itu, kerbau orang Minang berhasil menang sementara kerbau Batak kalah, menurut pengakuan mereka (orang Minang) kerbau milik mereka bertubuh kecil sedang milik orang Batak bertubuh besar……..Satu bukti lagi adanya nama sungai bernama Garingging di daerah itu. Dari Minangkabau itu, Saragih lalu bertualang ke banyak tempat melintasi Tapanuli Tengah dan bermukim di daerah ini serta mendirikan kampung sesuai dengan namanya Pinang Sori (nama ini masih abadi hingga saat ini dan salah satu Kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah). Dari sana ia lalu mengembara kembali dan sampai di suatu tempat di perbatasan Tapanuli Tengah-Dairi sekitar Manduamas, di sana ia mendirikan kampung bernama Saragih (nama ini masih abadi hingga saat ini). Dari beberapa daerah yang dilintasinya itu belum ada keterangan yang menyatakan mengenai apakah ia menikah dan meninggalkan keturunan di tempat itu, perlu penelitian ulang dan serius.
Setelah dari tempat itu, penanggap tidak banyak mengetahui perjalanan selanjutnya hingga sampai ke Simalungun, apakah ia meneruskan perjalanan melalui Dairi dan bergabung dengan marga-marga keturunan Empu Bada (Tendang, Banurea, Berasa, Manik, Boang Manalu: marga-marga ini mengaku serumpun dengan marga Saragih) atau mereka ini adalah keturunan marga Saragih, masih tanda tanya. Atau ia (Saragih) melalui Tapanuli Utara yang kemudian menikah dengan boru Manurung dan mendirikan kampung bernama Tamba (salah satu marga Parna), dari hasil pernikahannya menurunkan marga Simbolon, Saragi, Munte, Sitanggang, Sigalingging, dll. Ataukah melalui Mandailing kemudian masuk daerah Padang Lawas dan kemudian menurunkan marga Dalimunte, lalu ia pergi menyusuri Sungai Barumun hingga sampai di Labuhan Batu, apakah setelah sampai di tempat ini ia lalu meneruskan jalan via Asahan atau Taput lalu sampai ke Simalungun, masih tanda tanya?????????.
Koreksi lagi lawei….setahu saya tidak ada marga Tinambunan di antara cabang Saragih Simalungun dan masih ada lagi cabang lain yang belum anda masukkan seperti:
-Sidamuntei
-Simaronggang (pecahan Ruma Horbo)
-Sidapulou
-Sidabuhit
-Siparmata
-Sidabahou
-Sinapitu
Kemudian mengenai penulisan Munthe, setahu penanggap tidak ada abjad th dalam aksara Simalungun atau Batak lainnya; dan Sidahuruk yang benarnya adalah Sidauruk. Sonai ma Horas…..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Suksess

Hidup adalah proses belajar dan berjuang tanpa batas ! Jatuh, berdiri lagi ! Kalah, bangun lagi ! Gagal, bangkit lagi ! Pastikan SUKSES dalam Genggaman Anda..... Motivation By: Andre Wongso!

Chat with me



Click to view my Personality Profile page

Blogbox
Penilaian Rata-rata:

RSS Indonesia Today

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Discovery News Top

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Join with Us


Click here to join civilian02



I Support IGOS Summit 2

Riau University hosted by inra_sipil02.

Gabung Sekarang


Chat about Our University & Your Activity.



MyBlog My Indo


Add to Technorati Favorites
KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia
Indonesia To Blog -Top Site





Powered by  MyPagerank.Net



Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net



Counter Powered by  RedCounter

My Visitors

Blog Stats

  • 43,092 Klik
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: