Posted by: Inra Saragih on: Oktober 9, 2008
Proses perencanaan pondasi tidak dapat dilaksanakan sampai beban-beban rencana telah di tentukan.
Ada empat tipe beban-beban rencana:
1. Normal Loads, di simbolkan dengan Variabel P
2. Shear Loads, disimbolkan dengan Variabel V
3. Moment Loads, disimbolkan dengan Variabel M
4. Torsion Loads, disimbolkan dengan beban T
Untuk lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.
Beban-beban rencana juga diklasifikasikan berdasarkan sumbernya:
Dead Loads (D): beban rencana yang disebabkan oleh beban struktur, termasuk peralatan-peralatan yang dipasang secara permanent
Live Loads (L): beban rencana yang sifatnya bergerak atau dapat dipindah-pindahkan.beban-beban rencana ini termasuk beban manusia, perabotan, proses perbaikan, peralatan yang dapat dipindahkan, kendaraan,dll
Snow loads (S) dan Rain loads(R): beban rencana yang disebabkan akumulasi jumlah salju atau hujan.
Earth Preasure loads: beban rencana yang disebabkan berat tanah dan pressures dari tanah atau batu, misal pada studi kasus didinding penahan tanag.
Fluid Loads(F): misal beban-beban rencana yang disebabkan air didalam tower air, atau minyak dalam tower penampungan minyak.
Earthquake Loads (E) beban rencana yang disebabkan dari gempa bumi
Wind Loads (W) beban rencana yang disebabkan oleh angin.
Self-straining loads (T) beban rencana yang disebabkan perubahan temperatur, shringkage, creep, perbedaan sttlement dll.
Impact loads (I) beban-beban rencana yang disebabkan vibrasi, vessels dll.
Centrifugal (CF) dan braking loads (BF) disebabkan pergerakan kendaraan pada struktur. gaya sentrifugal dapat terjadi ketika kendaraan memutar, ketikamengerem.
Untuk memperoleh desain yang aman,akurat, dan ekonomis diperlukan perencanaan beban yang teliti. Kadang terjadi miskomunikasi pada desain yang menyebabkan kurang akurasinya perhitungan pembebanan, misal. perubahan bentuk dinding dari gambar rencana, atau mengenai HVAC (heating, ventilation and Air conditioning). perubahan beban berakibat signifikan pada perubahan as-built dimensions yang dihasilkan. Beberapa perencanaan beban harus dihitung berdasarkan prinsip-prinsip mekanika misal pada beban-beban fluids didalam tangki. Kebiasaannya perencanaan beban diatur berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan, misal BOCA National Building COde (BOCA, 1996) menetapkan untuk sebuah ruangan kelas beban hidup rencana pada lantai ditetapkan 40 lb/ft^2( yang mana sama dengan beban hidup rencana pada lantai penjara), Kebanyakan peraturan-peraturan yang ada bersifat konservatif.